Judul : Sang Ibu
link : Sang Ibu
Sang Ibu
Sang Ibu
Aku yang kesepian
Berteman kesendirian
Bertinggal dengan debu yang bertebaran
Kebahagiaan yang kurindukan
Pun tak jua datang
Sesosok manusia dihadapanku
membuyarkan lamunanku
Rambut panjang dan senyumnya mengembang
Ku memeluknya
Sejuk kupandangnya
Teduh wajahnya
Menyiratkan keibuan
Hampa ku hilang
Terasa kedamaian dan ketenangan
Dalam anganku
Kau begitu berarti
Semasa hidupku
Tak kan pernah ku lupakanmu
Jasamu bagai mentari bagi hidupku
Menerangiku,menghangatkanku
Tak sesingkat itu jasamu
Jasamu yang hanya kuingat
Hanya setetes
Dari banyak tetes-tetes jasa yang kau berikan
Cerita ini akan terus berlanjut
Entah kapan akan berakhir
Masa depan, atau tahun depan, atau bahkan hari esok
Terpenting..
Selama kau hidup
Selama itu pula baktiku kepadamu
Tak banyak yang telah kuberi
Hanya penderitaan
Ataukah sakit hati yang mendalam?
Itu semua kekhilafan
Yang mungkin kulupakan
Karena itu…
Tak kan ku biarkan kau bersedih
Atas sikapku selama ini
Tak kan ku ulangi
Akan ku hapus lukamu
Agar tak membekas di masa depan
Dengan senyuman
Didikanmu
Budi pekertimu
Tak pernah lelah kau lagukan untukku
Yang menjadikan kebersamaan denganmu lebih indah
Mungkin sekuntum mawar merah yang indah
Tak dapat menebus jasamu
Ya…
Memang tak mungkin
Karena kau lebih berharga dari emas berlian sekalipun
Karena kasihmu yang tak bertepi
Karena kau yang paling kusayangi
Batang, 23 April 2015
Demikianlah Artikel Sang Ibu
Sekianlah artikel Sang Ibu kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk sahabat semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Sang Ibu dengan alamat link https://risalahislaam.blogspot.com/2016/01/sang-ibu.html
| Title | Sang Ibu |
| Rating | 5 |
| Reviewer | Unknown |

0 Response to "Sang Ibu"
Posting Komentar