Sang Ibu

Sang Ibu - Salam Sahabat Semua Risalah Islam , Pada Artikel yang sahabat simak kali ini dengan judul Sang Ibu, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan sebaik-baiknya untuk sahabat baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Puisi, yang kami tulis ini dapat sahabat pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sang Ibu
link : Sang Ibu

Baca juga


Sang Ibu

Sang Ibu


Aku yang kesepian
Berteman kesendirian
Bertinggal dengan debu yang bertebaran
Kebahagiaan yang kurindukan
Pun tak jua datang

Sesosok manusia dihadapanku
membuyarkan lamunanku
Rambut panjang dan senyumnya mengembang

Ku memeluknya
Sejuk kupandangnya
Teduh wajahnya
Menyiratkan keibuan
Hampa ku hilang
Terasa kedamaian dan ketenangan

Dalam anganku
Kau begitu berarti
Semasa hidupku
Tak kan pernah ku lupakanmu

Jasamu bagai mentari bagi hidupku
Menerangiku,menghangatkanku
Tak sesingkat itu jasamu
Jasamu yang hanya kuingat
Hanya setetes
Dari banyak tetes-tetes jasa yang kau berikan

Cerita ini akan terus berlanjut
Entah kapan akan berakhir
Masa depan, atau tahun depan, atau bahkan hari esok

Terpenting..
Selama kau hidup
Selama itu pula baktiku kepadamu

Tak banyak yang telah kuberi
Hanya penderitaan
Ataukah sakit hati yang mendalam?

Itu semua kekhilafan
Yang mungkin kulupakan
Karena itu…
Tak kan ku biarkan kau bersedih
Atas sikapku selama ini
Tak kan ku ulangi
Akan ku hapus lukamu
Agar tak membekas di masa depan
Dengan senyuman

Didikanmu
Budi pekertimu
Tak pernah lelah kau lagukan untukku
Yang menjadikan kebersamaan denganmu lebih indah

Mungkin sekuntum mawar merah yang indah
Tak dapat menebus jasamu
Ya…
Memang tak mungkin
Karena kau lebih berharga dari emas berlian sekalipun
Karena kasihmu yang tak bertepi
Karena kau yang paling kusayangi

Batang, 23 April 2015




Demikianlah Artikel Sang Ibu

Sekianlah artikel Sang Ibu kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk sahabat semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sang Ibu dengan alamat link https://risalahislaam.blogspot.com/2016/01/sang-ibu.html

0 Response to "Sang Ibu"

Posting Komentar